KKN UNIVERSITAS SUBANG BERGERAK, BERSAMA MASYARAKAT DESA PONGGANG KECAMATAN SERANGPANJANG KABUPATEN SUBANG

Agustus 26, 2026




🌱 KKN UNIVERSITAS SUBANG BERGERAK, BERSAMA MASYARAKAT DESA PONGGANG KECAMATAN SERANGPANJANG KABUPATEN SUBANG

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui program KKN, mahasiswa tidak hanya datang untuk menjalankan tugas akademik, tetapi juga hadir untuk belajar dari masyarakat, memahami persoalan yang ada di desa, serta memberikan kontribusi yang dapat dirasakan manfaatnya.

Kali ini, mahasiswa KKN Universitas Subang hadir di Desa Ponggang dengan membawa semangat untuk bergerak bersama masyarakat melalui edukasi pengelolaan lingkungan, khususnya terkait sampah dan limbah rumah tangga.

Salah satu persoalan yang sering kita temui adalah limbah yang sebenarnya masih memiliki potensi, tetapi berakhir dibuang begitu saja. Minyak jelantah, misalnya, jika tidak dikelola dengan baik dapat menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Namun ketika diberikan pengetahuan dan keterampilan, limbah tersebut ternyata dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki manfaat bahkan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Ketua KKN, Raka, menyampaikan bahwa program yang dibawa oleh mahasiswa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Ponggang. Karena itu, mahasiswa KKN kemudian mengajak Bank Sampah KBS untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi sekaligus praktik langsung kepada masyarakat.

Bagi kami, kolaborasi seperti ini menjadi penting. Mahasiswa membawa semangat dan gagasan, masyarakat memiliki pengalaman serta potensi lokal, sementara KBS hadir untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan ekonomi sirkular.

🤝 Namun ada satu hal yang membuat kegiatan ini terasa lebih istimewa, yaitu sambutan dari Pemerintah Desa Ponggang.

Kami merasa sangat diterima di Desa Ponggang. Bapak Asep Suryana, selaku Kepala Desa Ponggang, menyambut mahasiswa dan seluruh tim dengan penuh kehangatan.

Beliau tidak hanya hadir secara formal sebagai kepala desa, tetapi memberikan ruang, perhatian, dan pengalaman kepada para mahasiswa untuk belajar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Bagi mahasiswa yang sedang menjalani KKN, sambutan seperti ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga. Mereka tidak hanya belajar dari teori dan ruang kelas, tetapi mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana seorang pemimpin desa membangun kedekatan dengan masyarakat dan mendorong warganya agar semakin peduli terhadap lingkungan.

Bapak Asep Suryana memberikan pesan yang sederhana tetapi sangat berarti: bahwa kegiatan pengelolaan lingkungan seperti ini jangan berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Program edukasi dan pengolahan limbah perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan dari kepala desa menjadi energi penting bagi gerakan seperti ini. Ketika pemerintah desa membuka ruang kolaborasi, mahasiswa hadir dengan gagasan, masyarakat ikut bergerak, dan para pegiat lingkungan memberikan pendampingan, maka perubahan yang lebih besar sangat mungkin diwujudkan.

🌿 Dari Desa Ponggang, kita melihat bahwa persoalan lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak.

Pemerintah desa, mahasiswa, masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak dapat berjalan bersama.

Karena sampah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang.

Dengan pengetahuan, kreativitas, dan kolaborasi, sampah dan limbah dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai.

Bagi Kiki Zakaria, pendiri KBS Foundation, kesempatan untuk hadir dan berbagi pengalaman bersama mahasiswa KKN Universitas Subang serta masyarakat Desa Ponggang merupakan sebuah kebanggaan.

KBS Foundation percaya bahwa perubahan besar tidak selalu harus dimulai dari program yang besar. Perubahan dapat dimulai dari rumah, dari desa, dari kebiasaan memilah, mengurangi, menggunakan kembali, dan mengolah apa yang selama ini dianggap tidak berguna.

Terima kasih kepada Bapak Asep Suryana, Kepala Desa Ponggang, beserta jajaran Pemerintah Desa Ponggang yang telah memberikan sambutan, ruang, dan dukungan yang luar biasa.

Terima kasih kepada KKN Universitas Subang, khususnya Ketua KKN Raka, dan seluruh mahasiswa yang telah memilih untuk hadir dan belajar bersama masyarakat.

Dan tentu saja, terima kasih kepada seluruh warga Desa Ponggang yang telah ikut terlibat dalam kegiatan ini.

Semoga apa yang dimulai hari ini tidak berhenti pada satu kegiatan.

Semoga menjadi awal dari gerakan yang terus tumbuh.

🌱 Dari desa, kita belajar.
♻️ Dari limbah, kita menciptakan manfaat.
🤝 Dari kolaborasi, kita menghadirkan perubahan.

KBS Foundation × KKN Universitas Subang × Pemerintah Desa Ponggang × Masyarakat Desa Ponggang

Bersama mengubah limbah menjadi manfaat, membangun kepedulian, dan menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, serta berdaya.

#KBSFoundation #BankSampahKBS #KKNUniversitasSubang #DesaPonggang #AsepSuryana #EkonomiSirkular #PengabdianMasyarakat #PengelolaanSampah #Lingkungan #DesaBerdaya #BersamaKitaBisa

Bagikan:

Penulis di Bank Sampah KBS Subang